Ads

Selasa, 19 Juli 2016

Juli 19, 2016
Ilustrasi / sumber : chkme.com
KORAN PAGI - Senin kemarin (18/7/2016) merupakan hari pertama masuk sekolah yang ditandai dengan pembukaan Masa Orientasi Sekolah (MOS). Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memberikan dukungannya terhadap imbauan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI tentang wali murid atau orangtua siswa mengantarkan anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru.

Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman mengatakan, dukungan pada imbauan Kemendikbud melalui Surat Edaran (SE) Mendikbud No 4/2016 tentang Hari Pertama Sekolah diwujudkan dalam bentuk pemberian dispensasi selama dua jam pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dindik Jatim.

“Untuk ASN di lingkungan Dindik Jatim, saya memberi dispensasi waktu selama dua jam pada hari pertama sekolah. Setelah mengantar anak sekolah dan berkomunikasi dengan guru pengajar, pegawai diminta segera kembali bekerja,” katanya Senin (18/7) dikonfirmasi.

Ia berpandangan, memang izin dispensasi baru dikeluarkan untuk ASN, namun ia yakin perusahaan ataupun instansi lain juga akan memberikan izin bagi pegawainya untuk mengantar anaknya ke sekolah, dengan catatan telah menyampaikan izin pada atasan.

“Mengantar anak sekolah di hari pertama akan jadi awal dari suatu hubungan yang baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, selain SE Mendikbud, pemberian dispensasi kepada ASN tersebut didukung dengan keluarnya SE dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) nomor B/2461/M.PANRB/07/2016 tentang Ijin bagi ASN di Hari Pertama Masuk Sekolah.

Keluarnya SE dari dua Kementerian tersebut, sambung Saiful, diharapkan instansi dapat melakukan pengaturan dan pemantauan agar pelaksanaan mengantar anak sekolah tidak mengganggu pelayanan publik dan tugas pemerintahan. Imbauan Mendikbud itu diperuntukkan bagi orangtua siswa tingkat SD sampai SMA/SMK dan sederajat. (luk-http://jatimprov.go.id/lam).